Nasi Goreng Pak Suyud Nikmatnya Rasa Tradisional

Nasi Goreng Pak Suyud

Salah satu pengobat lapar paling mudah dibuat, paling mudah ditemui penjualnya, dan selalu menjadi pilihan utama baik saat sarapan maupun makan malam adalah nasi goreng. Menu yang satu ini memang bisa dibilang Indonesia banget. Tetapi belum sah jika Anda belum merasakan nasi goreng cita rasa tradisional seperti yang diwariskan Pak Suyud.

Hasil gambar untuk Nasi Goreng Pak Suyud

Gerobak Nasi Goreng Pak Suyud mangkal di Jalan Mangga Bandung, terkenal juga dengan nama Nasi Goreng Jalan Mangga. Makanan khas Indonesia ini disebut-sebut sebagai salah satu nasi goreng terenak dan favorit di kota kembang. Awalnya dirintis oleh Pak Suyud sekitar tahun 1960-an. Ia berkeliling Jalan Mangga hingga akhirnya membuka warung tenda. Sepeninggalnya sekitar tahun 1991, Pak Suyud mewariskan usaha ini pada anak-anaknya.

Saat ini Nasi Goreng Jalan Mangga dijalankan oleh tiga dari tujuh anak Pak Suyud. Tempatnya memang tidak besar, wajar saja karena hanya berupa warung tenda. Namun pembeli tak henti-hentinya datang. Aroma khas nasi goreng ini memang bisa membuat siapa saja keroncongan. Wangi itu berasal dari kompor anglo yang digunakan untuk memasak. Anglo itu buatan almarhum Pak Suyud sendiri. Panasnya berasal dari pembakaran arang dan untuk mempertahankan bara arang bukanlah dengan cara dikipas. Tuas pada anglo harus terus diputar dengan tenaga manusia, sehingga ada yang bertugas memasak dan ada pula yang tugasnya memutar tuas anglo.

Hasil gambar untuk Nasi Goreng Pak Suyud

Menunya tidak beragam dan sangat sederhana, mulai dari nasi goreng, mie rebus, dan mie goreng. Semuanya diolah dengan tambahan toping seperti telur, suwiran daging ayam, sosis, juga tak ketinggalan sayuran. Nasinya tidak pera seperti kebanyakan nasi goreng lain sehingga sulit ditelan.

Nasi goreng Pak Suyud justru terasa pulen. Wangi dari arang memang menjadi cita rasa tradisional yang melekat pada tiap bulir nasi, selain itu memasak menggunakan anglo menyebabkan hangatnya bertahan lebih lama. Makanan ini memang tak ikut-ikutan trend level pedas atau tambahan rempah supaya terasa lebih menantang lidah. Namun sentuhan tradisionalnya membuat kita bangga terhadap kekayaan budaya yang Indonesia miliki.

Satu porsi Nasi Goreng Pak Suyud ini cukup besar dan bisa dinikmati oleh dua orang, dimana bisa ditebus dengan uang Rp. 13.000 – Rp. 20.000. Pengunjung dapat menikmatinya setiap hari mulai pukul 15.00, anak-anak Pak Suyud biasa berjualan hingga dagangannya habis. Anda bisa naik angkot jurusan Ledeng – Margahayu Raya atau Dago – Riung Bandung, kemudian minta pada sopir untuk diturunkan di depan Jalan Anggrek, kemudian lanjutkan dengan berjalan kaki ke Jalan Mangga.

Source http://kuliner.panduanwisata.id http://kuliner.panduanwisata.id/indonesia/nasi-goreng-pak-suyud-nikmatnya-rasa-tradisional/
Comments
Loading...