Pedas Asam Sie Reuboh Kuliner Legendaris Aceh

Pedas Asam Sie Reuboh Kuliner Legendaris Aceh

Dengan tampilan yang sederhana, potongan daging sapi rebus yang digenangi minyak cokelat kemerahan. Tetapi jangan tanya rasanya. Pedas, asam dan gurihnya bikin ketagihan. Secara harafiah Sie Reboh atau Tie Reuboh atau ‘daging rebus’. Karena memang terbuat dari daging sapi, daging kambing atau daging kerbau yang direbus bersama bumbu rempah. Hidangan ini sesuai dengan namanya memang sangat sederhana, karena hanya direbus saja. Namun, secara historis memiliki arti penting. Karena tergolong sebagai hidangan legendaris atau pusaka kuliner.

Pada masa peperangan, penduduk yang bepindah tempat menghindari musuh. Sebagai bekal selama berada di hutan mereka selalau membawa sie reboh. Dibawa dalam keadaan beku kemudian dipanaskan di atas bara api kayu saat akan dimakan. Daging yang umum dipakai adalah daging sapi atau kerbau dengan lapisan lemak. Karena saat direbus, lemak akan meleleh dan memberi rasa gurih yang alami.

Pembuatannya sederhana. Daging ini ditumis dengan cabai bubuk dan cabai giling lalu dimasak di atas api kecil hingga empuk dan lemak daging meleleh. Ditambahkan rempah-rempah seperti kunyit, lengkuas, jahe, bawang putih, bawang merah, lada dan garam lalu dimasak hingga daging empuk.

Cuka enau ditambahkan di saat terakhir untuk memberi rasa asam sekaligus jadi pengempuk daging. Cuka beraroma harum enau ini dikenal juga dengan sebutan cuka gampong atau cuka ijuk. Cuka yang asam segar ini banyak dijajakan di pasar tradisional. Sie Reuboh setelah matang biasanya didinginkan hingga lemaknya membeku lalu disimpan. Daging rebus ini tahan disimpan hingga berbulan-bulan. Ini karena pemakaian rempah, cabai, lemak dan cuka enau.

Untuk dapat menyantapnya silahkan bertandang ke Rumah Makan Hasan, Lem Bakri dan beberapa rumah makan lainnya. Sie Reuboh biasa dijual dengan harga Rp. 20.000,- s.d Rp. 35.000,-.

Source https://food.detik.com/ https://food.detik.com/info-kuliner/d-3187795/pedas-asam-sie-reuboh-kuliner-legendaris-aceh
Comments
Loading...