Pisang Thok, Kuliner Khas Pidie Yang Melegenda

Pisang Thok, Kuliner Khas Pidie Yang Melegenda

Imam nama penjual pisang thok ini merupakan generasi ketiga dari generasi pertama yang berjualan pisang thok ini. Pisang Thok merupakan Kuliner Aceh yang enak dan alami tanpa bahan kimia.

Wisata Kuliner di Aceh Pidie ini berisikan Pisang, Nasi kering (emping Berene), santan, susu dan gelas serta sendok. Diolah tanpa di blender. Hanya di remukkan dengan kayu atau alei jadi rasa pisangnya masih sangat terasa, kalau di blender kan pecah dia.

Bagi yang tidak suka pisang, ada juga dua pilihan lain. Yaitu agar-agar thok, dan Pokat thok. Prosesnya juga sama, ditumbuk dengan kayu di dalam gelas, ditambah susu, dicampur santai dan gula cair. Dimasukkan dalam gelas dan diminum pembeli.

Pembeli mulai berdatangan sejak bang Imam membuka dagangannya, menurut beliau pembeli selalu ramai kecuali tanggal tua. Wisata kuliner di Aceh Pidie ini menjadi makanan kakek-kakek moyang orang Aceh, mungkin inilah makanan ringan pertama yang ditemukan, karena dulu pisang adalah pohon yang mudah ditemukan di semua rumah di pedesaan.

Pisang yang digunakan adalah Pisang Bu ie, sejenis pisang yang agak gemuk badannya dan tanpa biji, lihat saja di foto untuk lebih jelas. Setelah makan pisang thok di sini, banyak pengusaha yang mulai berjualan pisang thok di beberapa tempat di Kota Sigli.

Kini Pisang Thok bisa di nikmati di warung kopi Horas Kopi di Pidie, aceh. Menandakan para penjual pisang thok sangatlah mudah, bisa melihat botol sirup yang diisikan air gula, ada di gatung tandan pisang dan pisangnya di salah satu sudut gerobak.

Jalan perdagangan tempat bang Imam berjualan Pisang thok ini merupakan pusat Wisata Kuliner di Aceh Pidie sejak dulu, dulu di sini merupakan terminal bus transit, jadi para penumpang dari berbagai penjuru Aceh yang ingin menuju Banda Aceh singgah di sini dan mencicipi makanan lezat di seputaran terminal kota Sigli.

Para peminat pisang Thok ini tidak hanya kaum tua, anak muda juga mulai meminatinya, selain alami dan bergizi tempatnya juga romantis di sudut kota. Selain anak muda, para pekerja malam juga sering singgah disini untuk pisang thok ini dijadikan start up untuk memulai kerja malamnya.

Para ustad dan teungku di pengajian jua tak jarang dihadiahi minuman klasik ini sebagai teman saat beliau memandu santri-santri mengaji. Para pewisata kuliner Aceh Sekalian, sungguh kurang koleksi minuman ringan Anda kalau belum mencicipi nikmatnya pisang thok di Kabupaten Pidie. Harganya juga sangat bersahabat, hanya Rp 7.000 saja bisa merasakan sedapnya pisang thok khas Pidie.

Source http://helloacehku.com http://helloacehku.com/wisata-kuliner-di-aceh-pidie/
Comments
Loading...