Prapatan Jadul Cafe Kebumen Yang Asik Dan Nyaman Kuliner Kebumen

yang sudah melekat pada masyarakat Kebumen, kini sudah menjadi kebutuhan. Banyak faktor yang mendorong orang-orang ini menyempatkan waktunya untuk cangkruk di lokasi yang mereka rasakan nyaman. Dan itu bisa juga membuat beberapa orang memanfaatkan kebiasaan tersebut untuk membuka peluang usaha.Contohnya, saat ini semakin banyak warung-warung pinggir jalan, cafe, kedai, dan semacamnya dengan fasilitas yang berbeda-beda. Menu makanan dan konsep tempat, juga menjadi daya tarik tersendiri bagi si pemilik cafe untuk memanjakan pengunjung. Salah satunya dilakukan Candra yang mencoba peruntungan dengan membuka cafe di Jalan Tanimbar 10, Bumirejo, Kebumen. Prapatan Djadoel

Cafe, adalah nama yang dia pilih untuk memulai usahanya di bidang kuliner karena bertmpat di perempatan jalan dan kosepnya jadul terlahirlah nama Prapatan Djadoel. Cafe yang membuat pengunjung berasa kembali ke zaman lawas atau jaman dulu (jadul) ni berdiri sejak 20 Desember 2015. “Karena cafe adalah usaha konsumtif. Orang butuh minum dan makan. Cafe yang berkonsep jadul ini, banyak memamerkan pernak pernik lama yang menghiasi seluruh sisi ruang cafe. Contohnya, gitar,gambar-gambar jadul, kursi, meja jadul dan TV. “Kadang sirkulasi interior diganti.

Tidak tentu menggantinya,” kata Candra. Hal ini dilakukannya agar pengunjung tidak bosan dengan pernak-pernik yang disajikan.Meski segmentasi cafe cenderung ke anak muda, beberapa orang dewasa juga sering berkunjung di sini. Hal ini dikarenakan suasana dan interior cafe cukup nyaman dan tenang. “Karena tempat tidak terlalu terang, interior jadul dan suasana tenang,” kata Candra. Dengan tagline “Because Classic and Artistic”, Prapatan Djadoel Cafe bisa menjadi ruang penawar rindu untuk orang yang ingin bernostalgia.

Selain itu, kursi yang digunakan oleh Prapatan Djadoel Cafe menggunakan kursi sedan rotan (kursi zaman dahulu). Meski konsep interior cafe seperti zaman dulu, Prapatan Djadoel Cafe juga menyediakan makanan modern. Contohnya, Mie goreng/rebus yang levelnya kepedasannya tak terbatas, nasi goreng, nuget dan kentang goreng. Sedangkan untuk menu makanan jaman dulu, Prapatan Djadoel Cafe menyediakan camilan seperti, cemilan, rengginang, kacang bawang dan kerupuk ikan.Makanan tersebut disajikan menggunakan piring dari anyaman lidi. Cafe ini mempunyai menu unggulan untuk pengunjung. Diantaranya,es susu dewa dan kopi nusantara dari berbagai daerah. Harga makanan yang disediakan cukup murah, mulai dari Rp 5 ribu sampai Rp 13 ribu. Sedangkan minuman, Rp 2,5 ribu sampai Rp 10 ribu.Yusril, seorang pengunjung mengaku, Prapatan Djadoel Cafe adalah tempat yang nyaman untuk dikunjungi. “Karena tempatnya enak

buat tongkrongan bersama teman-temn , jadi berasa dirumah sendiri,” kata Yusril. Menurutnya, mie level dan susu dewa yang disajikan oleh Prapatan Djadoel café enak katanya.Prapatan Djadoel Cafe menjadi salah satu tempat para komunitas motor jadul (CB,GL,C70, dll) untuk sarana tempat kumpul atau nongkrong. Disini, pernah digunakan para komunitas CB untuk diskusi modifikasi motor jadul.Candra berharap, Prapatan Djadoel Cafe akan menjadi ruang apresiasi anak muda yang memiliki komunitas

Source http://prapatandjadoel.blogspot.co.id
Comments
Loading...