Sate Bandeng Ibu Mulyati

Sate Bandeng Ibu Mulyati

Sate Bandeng merupakan makanan khas Banten dan banyak ditemui di daerah Serang. Sate ini sangat unik karena tidak menggunakan daging ayam maupun sapi tapi menggunakan ikan bandeng sebagai bahan utamanya. Kenikmatan Sate Bandeng dapat anda peroleh di salah satu warung yang terkenal, yaitu Sate Bandeng Ibu Mulyati di JL Raya Pandeglang, No. 91 RT 002 RW 01, Karundung, Kota Serang, Banten.

Tidak seperti sate pada umumnya yaitu potongan daging kecil-kecil yang ditusukkan pada sebilah bambu lalu di bakar dengan bara dan dihidangkan setelah disiram bumbu sambal kacang atau kecap. Proses pembuatannya sangat unik, setelah dibersihkan sisiknya, ikan bandeng diremas atau dipukul-pukul (gepuk) agar dagingnya hancur dan terpisah dari kulit ikan bandeng yang tebal. Kemudian daging ikan bandeng yang sudah hancur tersebut dikeluarkan dari kulitnya dengan cara mencabut tulang dari bagian bawah kepala ikan untuk dibuang duri-duri halusnya dan dicampur dengan bumbu dan santan kental.

Setelah itu daging yang telah bercampur bumbu tadi dimasukkan kembali kedalam kulit bandeng yang masih utuh sehingga berbentuk ikan seperti semula lalu ditusukkan pada bambu dan dibakar. Hingga kini cara tersebut masih dipertahankan oleh masyarakat Kota Serang. Bahkan Sate Bandeng telah menjadi ikon yang khas saat berkunjung ke Banten khususnya Kota Serangsebagai ibukota. Setelah diolah menjadi Sate Bandeng, rasa asli ikan bandeng yang menurut kebanyakan orang bau lumpur menjadi hilang sama sekali dan tergantikan oleh gurihnya santan kental dan bumbu-bumbu lain.

Hasil gambar untuk Sate Bandeng Ibu Mulyati

Sate Bandeng bisa disantap dengan nasi tanpa harus menambahkan bumbu sambal seperti sate lainnya, tetapi jika memang ingin menyantap dengan tambahan sambal, sambal kecap bisa menjadi pasangan yang cocok untuk Sate Bandeng. Sate Bandeng ini dipercaya memiliki banyak khasiat kesehatan bagi penikmatnya. 

Sate Bandeng bisa tahan hingga mencapai tiga hari, hal ini membuat para pecinta kuliner sering menjadikan sate ini sebagai buah tangan untuk keluarga atau kerabat di rumah. Harga satu bungkus sate bandeng sekitar Rp.25 ribu dengan biaya kardus sebagai pembungkus Rp.3 ribu.

Source https://ksmtour.com/ https://ksmtour.com/wisata-kuliner/kuliner-banten/sate-bandeng-salah-satu-ciri-khas-kuliner-dari-kota-serang.html
Comments
Loading...