Sate Maulana Yusuf Bandung

Sate Maulana Yusuf

Bandung begitu dipenuhi ikon-ikon kuliner yang kerap membuat wisatawan kembali lagi dan lagi ke Ibukota Jawa barat itu. Seperti ketika mencoba sate yang berada di Jalan Maulana Yusuf, Anda pasti akan sulit melupakan cita rasanya yang Bandung banget alias enak.

Hasil gambar untuk Sate Maulana Yusuf Bandung

Sate Maulana Yusuf sudah memulai usaha kulinarinya sejak tahun 1985 dan hingga saat ini masih digemari warga Bandung. Sejak pariwisata kota kembang mengalami peningkatan, penggemar sate legendaris ini pun semakin meluas. Tempat makannya sendiri tidak besar, tetapi tersedia bangku-bangku di dalam ruangan maupun di luar. Letaknya berada di Jalan Maulana Yusuf No. 21, tepat di seberang Gereja Kristen Indonesia (GKI).

Di sekitarnya terdapat penjual makanan lain seperti bakso tahu dan tahu pletok yang bisa menjadi makanan pembuka selagi menunggu pesanan sate datang. Meski terkenal sebagai warung sate tapi menunya tidak melulu sate, terdapat daftar makanan lain yang tak kalah lezat. Pengunjung dapat juga memesan soto ayam soto ayam tauco, gado-gado, gulai, atau sop buntut. Sedangkan menu satenya berupa sate ayam, sate kulit, sate usus ayam, sate ati ampela, sate sapi, dan sate kambing.

Satu porsi Sate Maulana Yusuf ini berisi sepuluh tusuk sate dengan potongan daging yang besar. Sate ayamnya menggunakan daging ayam kampung dan terasa sangat empuk sehingga mudah dikunyah. Kemudian sate disajikan bersama sepiring saus kacang dan cengek atau cabe rawit bersama potongan bawang mentah. Saus kacangnya sendiri cukup kental, teksturnya kasar, dan rasanya gurih. Serunya lagi pengunjung diperbolehkan menambah bumbu kacang secara cuma-cuma dengan kata lain gratis. Kita juga bisa memesan lontong untuk disantap bersama sajian sate. Potongan lontong yang tersaji memang tidak banyak, tetapi cukup padat dan membuat perut kenyang. Tetapi bagi yang tak suka lontong, jangan khawatir karena tempat ini juga menyediakan nasi.

Hasil gambar untuk Sate Maulana Yusuf Bandung

Satu porsi Sate Maulana Yusuf ini dibanderol Rp. 25.000 – Rp. 30.000, sedangkan lontongnya Rp. 5.000. Dalam satu hari warung sate populer di Bandung ini buka dua kali, yaitu pukul 10.00 – 14.00, jeda istirahat, dan beroperasi kembali jam 16.30 – 22.00. Untuk mencapainya Anda hanya perlu naik angkot trayek Ledeng – Cicaheum atau Cicaheum – Ledeng, kemudian turun di depan Jalan Maulana Yusuf (GKI) dan lanjutkan dengan sedikit berjalan kaki.

Source http://kuliner.panduanwisata.id http://kuliner.panduanwisata.id/indonesia/ke-bandung-jangan-lupa-sate-maulana-yusuf/
Comments
Loading...