Sate Pak Zabidi Pasar Jejeran

Sate Pak Zabidi Pasar Jejeran

Warung sate pak Zabidi bertahan hingga generasi ketiga. Awalnya, yang mendirikan adalah mbah Ambyah, lalu pak Zabidi dan sekarang diteruskan putranya. Dagingya empuk dan tidak prengus. Meski hanya dibumbui garam dan bawang putih, sate kambing pak Zabidi tidak prengus dan empuk. Sedangkan untuk kematangan sesuai permintaan. Jika tidak diminta, biasanya akan dibakar dan disajikan setengah matang.

Cocok buat penggila kuliner malam. Warung sate pak Zabidi buka mulai pukul 19.00 WIB dan tutup selepas tengah malam. Buat kamu yang suka makan malam hari, bisa ke sate pak Zabidi ada gule balungnya. Menu gule balung tergolong langka. Paling dalam semalam, pak Zabidi hanya bisa menyajikan antara 3-4 porsi gule balung. Ini karena ketersediaan balung (tulang) karena tidak semua balungan bisa dibuat gule.

Pakai gula batu. Semua minuman di warung sate pak Zabidin menggunakan gual batu dan pakai teko blirik hijau yang sekarang semakin langka. Menunya ada sate klatak, tengkleng, gule dan tongseng. Satu porsi nasi putih + sate klatak + jeruk panas = Rp.20.000,00.

Untuk kesini rutenya, dari terminal Giwangan lurus terus ke selatan lewat jalan Imogiri Timur samoai di perempatan Wonokromo. Biasa juga disebut perempatan Pasar Jejeran. Dari perempatan itu terus kira-kira 50 meter. Di sebelah kiri (timur) ada pasar Jejeran. Masuk saja ke dalam. Lokasi warung sate pak Zabidin ada di dalam pasar Jejeran. Tepatnya di Pasar Jejeran, Jalan Imogiri Timur km. 7, Jejeran, Bantul, Yogyakarta.

Source https://www.gudeg.net/ https://www.gudeg.net/direktori/7219/sate-pak-zabidi-pasar-jejeran.html
Comments
Loading...