Sembam Ikan Marola, Tempat Kuliner Khas Bengkulu

Sembam Ikan Marola

Kota Bengkulu yang memiliki garis pantai lebih dari 500 kilometer, rasanya tidak sah jika tidak menyantap hidangan lautnya. Berbagai jenis sari laut (”seafood”), mulai dari beragam ikan, cumi, udang, hingga kepiting, yang baru saja dibawa nelayan dari laut, tersedia di berbagai rumah makan di sepanjang pantainya.

Salah satu rumah makan yang menyediakan hidangan laut segar dengan harga terjangkau adalah Sembam Ikan Marola. Lokasinya di Jalan Pariwisata Pantai Berkas dengan pemandangan Samudra Indonesia di seberangnya. Sayup-sayup deburan ombak besar terdengar menemani pengunjung yang asyik menyantap aneka hidangan dari laut.

Begitu masuk pelataran, terlihat semacam saung-saung besar yang sudah penuh dengan pengunjung yang duduk lesehan sembari mengobrol atau berfoto ria. Sebelum duduk di tempat yang diinginkan, pengunjung diminta memilih hidangan laut yang diinginkan.

Di sejumlah bak dan akuarium, ikan-ikan segar jenis kakap, bawal, gebur, bercu, dan terusan masih berenang. Begitu pula dengan udang, cumi, dan kepiting yang berukuran besar, masih segar.

Disini tersedia menu ikan kakap merah dan ikan kuwe untuk dibakar (sembam), cumi untuk digoreng tepung, dan udang untuk dimasak asam manis. Harganya dihitung per 100 gram. Sari laut itu bisa juga diolah menjadi sup ikan, gulai ikan, dimasak saus padang, dan saus mentega.

Ada juga makanan pendamping ,seperti gulai kacang panjang, daun unji yang mirip kecombrang dan terung, tumis kabau, dan gulai paku atau daun pakis. Rumah makan ini juga terkenal dengan bagar asam ikan laut yang asam segar dan tempoyak.

Terdapat pula minuman kelapa muda yang diberi gula jawa dan disajikan dalam buah kelapanya langsung.
Selain saung, tersedia pula ruangan besar dengan sekumpulan meja dan kursi. Di dalam ruangan ini, pengunjung akan terbawa dalam suasana khas Bengkulu berkat sejumlah pantun yang tertera pada alas makan dan dinding.

Harum aneka olahan sari laut segera menggelitik hidung. Ikan kakap bakar diberi bumbu rempah yang meresap hingga ke daging ikan. Rasa manis ikan segar segera menyapa lidah, dipadu dengan lezat bumbu rempah.

Cumi goreng tepung pun terasa renyah dengan sedikit rasa manis karena kesegaran dagingnya. Ditambah sambal kecap dan irisan kecil-kecil cabe rawit, rasa cumi goreng semakin lengkap.

Udang yang berukuran besar berenang-renang dalam kuah kental berwarna merah. Rasa asam yang ringan berpadu dengan manis udang segar yang baru datang dari laut.

Purnanda, pegawai rumah makan tersebut, menuturkan, mereka setiap pagi menerima ikan, cumi, udang, kepiting, dan lobster segar dari para nelayan yang melaut pada malam sebelumnya.

Sering kali mereka kehabisan beberapa jenis ikan karena memang hasil tangkapan tidak banyak. Hasil laut memang berlimpah, tetapi kadang kala ombak besar atau cuaca buruk membuat nelayan tidak melaut.

Kabau

Selain menu khas sari laut, salah satu hidangan yang menarik perhatian adalah makanan khas Bengkulu berupa tumis kabau. Kabau ini tiga serangkai dengan pete dan jengkol, rasanya enak, tetapi memberikan bonus bau ”harum” semerbak setelah dimakan. Rasanya gurih dengan sedikit getir tercecap di lidah. Irisan kabau ditumis dan dibuat sebagai sambal goreng bersama teri.Selain itu,ada pula daun unji yang aromanya khas dan rasanya segar.
Marola sudah lima tahunan beroperasi. Dalam bahasa Bengkulu, Marola artinya marilah, atau mengajak mengajak. Rumah makan ini buka setiap hari pukul 09.00-20.30.
Marola menjadi salah satu tujuan wajib bagi pencinta kuliner di Bengkulu. Selain itu, warga Bengkulu di perantauan sering meluangkan waktu khusus untuk mengunjungi tempat ini dan menyantap masakannya.
Hidangan lautnya juara. Segar karena baru datang dari laut dan langsung diolah setelah dipesan. Harganya pun terjangkau.

Alamat : Jl. Pariwisata Pantai Berkas, Teluk Segara, Ps. Berkas, Tlk. Segara, Kota Bengkulu, Bengkulu

Source pegimakan trevel.kompas
Comments
Loading...