Sulaiman: Di Sini Ada Jing Jiang Rou Si yang Halal dan Autentik dari Xi’an

Sudah lama restoran ini dikenal sebagai restoran China halal. Berbagai hidangan khas China yang auntentik, dan halal disajikan segar dan hangat. Sedap!

Kalau berkunjung ke restoran Sulaiman Anda tidak akan menemukan menu China populer. Seperti ayam goreng mentega, capcay atau fuyunghai. Di sini justru akan disuguhkan berbagai menu autentik khas Provinsi Xi’an, yang ada di barat laut China.

Didirikan oleh Sulaiman, warga asli Xi’an yang ingin mempernenalkan kekayaan kuliner China yang halal. Mengingat mayoritas penduduk Indonesia pemeluk agama Islam. Restoran ini terletak di wilayah Gajah Mada, Jakarta. Nuansa restorannya kental akan ornamen China dan kaligrafi Arab.

Di sisi meja, pengunjung akan disuguhkan dengan pemandangan aneka ikan segar dari akuarium. Para pelayan yang ramah dan sigap, menjelaskan setiap menu makanan yang menggunakan bahasa Mandarin.

Kamipun tertarik mencicipi Tie Ban Hei Jiao (Rp 168.000), Jing Jiang Rou Si (Rp 118.000), dan Tang Cu Lau Hu Ban (Rp 338.000). Nama ketiga makanan ini memang sedikit asing, tapi itulah ciri khas restoran ini yang mempertahankan keaslian kuliner China.

Hasil gambar untuk Sulaiman Resto

Aroma tumisan daging ayam yang diiris tipis, terhirup gurih wangi dengan sentuhan daun ketumbar dan biji wijen di atasnya. Cara memakannya juga unik, kulit tahu yang disajikan dalam keadaan dingin, diisi dengan potongan daging ayam, lalu ditambahkan beberapa iris daun bawang. Dilipat kemudian dimasukkan ke dalam mulut.

Sensasi sedapnya hidangan Jing Jiang Rou Si ini ternyata tidak sesederhana tampilannya. Ada rasa gurih dari taosi yang digunakan untuk menumis ayam, disleingi wangi minyak wijen yang kuat. daun ketumbar dan duan bawang memberi aksen segar pada sajian ini.

Uniknya kulit tahu bukan seperti kulit tahu kering atau segar yang biasa dipakai untuk sup atau dim sum. Tetapi warnanya putih, mirip tahu segar yang diiris segi empat mirip kulit pangsit. Rasanya yang gurih juicy membuat sajian ini makin gurih rasanya.

Hasil gambar untuk Sulaiman Resto

Berbeda dengan sapi lada hitam umumnya, rasa saus lada hitamnya lebih menggigit dengan adanya cabe merah. Potongan daging sapi yang tebal, empuk terasa makin enak karena bumbu pedasnya meresap ke serat daging.

Terakhir ada hidangan spesial yang selalu dipesan jelang Imlek, yaitu Tang Cu Lau Hu Ban. Ikan kerapu utuh yang disajikan dengan saus asam manis. Di China, ikan kerapu merupakan simbol keberuntungan juga kesehatan.

Potongan fillet daging ikan kerapu dibaluri dengan tepung bumbu lalu digoreng hingga garing. Kemudian potongan daging, diletakan di atas kerangka ikan kerapu yang juga dibalut tepung dan digoreng.

Hasil gambar untuk sulaiman resto

Rasa saus asam maninya tak jauh berbeda dengan saus asam manis umumnya.Ada sedikit rasa asam dari tomat. Renyah gurih daging ikan kerapu yang lembut sukses berpadu dengan saus asam manis yang enak. Tang Cu Lau Hu Ban ini cocok disantap dengan Bai Mi Fan atau nasi putih hangat.

Kalau ingin menikmati hidangan China dengan gaya berbeda. Masakan Xi’an ini bisa jadi alternatif pilihan. Apalagi porsinya yang royal sehingga cocok disantap beramai-ramai bersama keluarga.

Selain tiga menu di atas, Sulaiman juga terkenal dengan menu Mie Tepanji, Yang Rou Chuan (sate ayam), dan Suan Rong Da Long Xia (lobster utuh).

Sulaiman Resto
Ketapang Business Center No. A10-11.
JL. KH. Zainul Arifin, Gajah Mada, Jakarta.
Telp: 021-6306022

Source https://food.detik.com https://food.detik.com/resto-dan-kafe/d-4415770/sulaiman-di-sini-ada-jing-jiang-rou-si-yang-halal-dan-autentik-dari-xian
Comments
Loading...