Sup Unik Bikini Bottom Ala Paradiso Coffee di Jogja

Paradiso Coffee

Sup bikini bottom, salah satu menu dengan nama unik di Paradiso Coffe.

Mulai dari sup bikini bottom hingga hot red velvet yang menggoyang lidah kini dapat ditemukan di Bantul bagian selatan. Tak banyak café atau tempat nongkrong untuk anak muda yang berada di kawasan Bantul, apalagi di malam hari.

Namun, hal itu tak berlaku bagi Paradiso Coffee yang justru buka di dari pukul setengah lima sore. Cafe yang berada di jalan Wahidin Sudirohusodo atau tepatnya di samping Rumah Sakit Panembahan Senopati menyuguhkan tempat bagi anak muda yang ingin menghabiskan waktu di malam hari.

Bagian terpenting dari café selain tempat yang nyaman, tentu makanannya dan minumannya. Sesuai namanya, Paradiso Coffee tentu menyediakan berbagai jenis kopi dari seluruh Indonesia, tapi kali ini saya tidak akan membahas mengenai kopi mereka. Justru ada yang unik dari Paradiso Coffe jika berbicara soal makanan, yaitu sup bikini bottom.

Nama bikini bottom tersebut tentu tak asing lagi, terutama bagi kalangan anak muda. Bukan berarti hal yang tidak senonoh, tapi nama tersebut berasal dari serial kartun Spongebob Squarepants, kota tempat Spongebob tinggal. Pemilik café, Vyatra (33), mengatakan sengaja memilih nama tersebut karena kecintaannya pada kartun Spongebob.

“Kebetulan saya suka Spongebob, di supnya juga ada bakso udang dan bakso ikan sama seperti di Bikini Bottom.” Kata Vyatra.

Sup bikini bottom disajikan dalam mangkuk yang diatasnya juga ditutup oleh mangkuk yang lebih kecil. Cara penyajian yang unik tapi cukup efisien karena anda dapat menggunakan tutup tersebut mangkuk untuk makan. Ketika mangkuk diatasnya dibuka, kepulan asap akan keluar bersama aroma gurih sup tercampur dengan aroma seafood.

Sup bikini bottom sendiri terdiri dari bakso ikan dan bakso udang, kemudian diberi tambahan potongan sayuran seperti buncis, wortel dan polong. Kuahnya yang benih dicampur dengan telur yang sebelumnya telah dikocok sehingga membuat telur terlihat seperti diserut. Sayuran dipotong kecil-kecil dan dimasak setengah matang sehingga ketika dikunyah masih terdengar suara sayur segar yang bersentuhan dengan gigi.

Bakso ikan dan bakso udangnya matang sempurna, bakso tersebut nampaknya memang tak dimasak terlalu lama agar tidak lembek. Paduan dari rasa manis gurih bakso serasi dengan kuah yang sengaja dibuat hanya sedikit gurih.

Sekilas tak ada yang berbeda dari sup bikini bottom dengan sup lainnya. Namun, karena keunikan namanya tak sedikit pengunjung yang penasaran. Selain itu, rasa yang dihadirkan tak sembarangan. Mengedepankan prinsip kesegaran, Vyatra mengaku semua bahan dan bumbu hanya akan diracik ketika ada pengunjung yang memesan. Cita rasa dan perpaduan tekstur keseluruhannya begitu pas di lidah.

Tak lengkap rasanya jika makan tanpa minum, asalah satu minumannya yaitu, red velvet. Tidak ada imbuhan kata kopi pada menu, hanya tertera hot red velvet.

Warnanya merah merona dengan buih putih di atasnya yang telah dibentuk khusus seperti lukisan. Aroma yang tercium justru seperti susu, rasanya akan seperti susu stroberi bukan red velvet.

Minuman ini disajikan dengan gula terpisah, alih-alih rasa susu stroberi yang terasa justru sedikit rasa coklat. Sama seperti namanya, tentu rasa kue red velvet juga dominan tapi ada rasa coklat dan susu yang hanya tipis. Ketika tidak diaduk dan didiamkan beberapa saat, akan terlihat endapan berwarna coklat di bawah. Endapan itulah yang membuat adanya rasa coklat meski hanya sedikit.

Secara keseluruhan makanan yang ditawarkan cukup memuaskan dan memikat. Harga yang aman dikantong juga menjadi faktor menarik lainnya. Cukup dengan Rp 13.000 anda sudah mendapatkan sup bikini bottom atau hot red velvet.

Source https://jogjasik.wordpress.com
Comments
Loading...