Tahu Bungkeng, Makanan Icon Kota Sumedang Terkenal di Indonesia

Tahu Bungkeng Sumedang

Tahu adalah ikon dari Sumedang. Rasa dan bentuknya yang khas, menjadikan tahu Sumedang disukai oleh traveler. Saat berkunjung ke sana, cobalah mampir ke pabrik Tahu Bungkeng. Ada tahu yang sangat lezat dan bersejarah.

Jika Yogyakarta punya gudeg dan Surabaya punya rawon, maka Sumedang punya kuliner khas berupa tahu. Tahu Sumedang berbeda dari tahu-tahu pada umumnya. Bentuknya kotak dan kecil, serta renyah saat digigit. Sekali dicoba, pasti ketagihan.

Dari sekian banyak tahu Sumedang yang disajikan di sepanjang jalanan di Sumedang, Tahu Bungkeng adalah tahu yang harus Anda coba. Anda dapat berkunjung ke pabriknya di Jl 11 April, Sumedang, atau dekat dengan Taman Telur.

Tahu Bungkeng adalah perintis atau cikal bakal dari tahu Sumedang. Tahu bungkeng sudah ada sejak tahun 1917, atau dari zaman Belanda. Meski sudah berusia ratusan tahun, rasa tahu ini tetap terjaga dan sangat lezat.

“Kami masih mempertahankan cara tradisional dalam membuat tahu agar rasanya tetap terjaga. Proses pembuatannya pun masih menggunakan tangan manusia dan dapat menghabiskan waktu selama 4 jam, dari proses perendaman tahu hingga dicetak,” kata pengelola pabrik Tahu Bungkeng, Suriadi.

Suriadi adalah keturunan ke-4 dari Ong Ki No, yang pertama kali membuat Tahu Bungkeng. Nama Bungkeng diambil dari nama anak Ong Ki No. Dulu, Ong Ki No membuat tahu untuk kebutuhan keluarganya saja.

Hingga pada suatu hari di sekitar tahun 1928, Pangeran Aria Soeriatmaja, sebagai Bupati Sumedang saat itu, mencium aroma tahu Bungkeng dan langsung mencicipinya. Lalu, bupati pun sangat suka dan yakin bahwa Tahu Bungkeng akan laris manis.

Boleh percaya atau tidak, pabrik yang juga sebagai toko ini tidak pernah sepi dari pengunjung. Baik masyarakat sekitar atau pengunjung yang melintas akan membeli dan memborong tahu ini dalam jumlah yang tidak sedikit.

“Seharinya kita bisa habis sampai ratusan tahu lebih. Apalagi saat musim mudik sekarang ini, banyak pembeli dari Bandung atau Jakarta yang mampir ke sini,” lanjut Suriadi.

Rasa tahu Bungkeng memang sangat lezat, apalagi saat keadaan hangat. Tahunya sangat renyah dan berasa gurih. Tak hanya itu, tahu ini memiliki kandungan minyak yang sedikit. Sehingga, tangan Anda tak akan berminyak saat mencicipinya. Jangan lupa untuk menyantap tahu ini dengan lontong dan juga cabe rawit, pasti ketagihan!

Harga satu porsi dengan isi 20 tahu adalah Rp 10.000 saja. Tahu ini pun dapat menjadi teman sepanjang perjalanan mudik Anda dan juga oleh-oleh yang khas. Selamat menikmati Tahu Bungkeng dan meresapi kerenyahannya.

Source Pegimakan.id detik.com
Comments
Loading...