Waroeng Nenek Banda Aceh

Makan dan minum adalah kebutuhan harian yang tidak boleh tak dipenuhi. Mengabaikannya bisa menimbulkan kerusakan, baik dalam aspek jasmani dan rohani. Kalau tidak makan, pasti perut akan keroncongan. Tidak minum maka cenderung tidak fokus pada pekerjaan. Akhirnya, berujung pada sakit lambung dan masalah pada fungsi ginjal. Ini bukan semata-mata alibi para pecinta makan-makan, melainkan sudah begitu adanya. Lain halnya dengan berpuasa, itu sudah berbeda pembahasan.

Di Banda Aceh, mudah sekali menemukan restoran yang nyaman untuk makan siang, makan malam, sendiri maupun bersama keluarga. Ada yang khusus menyajikan masakan Aceh seperti Gulai Kambing (Kuwah Beulangong) dan Asam Keueung, ada juga restoran khas Padang. Akhir-akhir ini, sudah marak yang membuka gerai makanan Asia lainnya, seperti makanan Jepang, makanan Korea, makanan Timur Tengah pun sudah mudah di dapati di sini.

Waroeng Nenek terletak tidak jauh dari pusat berbelanja, letaknya di tepi jalan raya, tepatnya di Jl. Teuku Nyak Arief, Prada – Kota Banda Aceh.

Lingkungan warung makan ini sangat nyaman. Bangunan beratapkan daun rumbia, ornamen bambu yang diikat dengan pintalan tali ijuk, memberi nuansa sejuk, meskipun berada di perkotaan, tetap mampu menghadirkan suasana alam. Pada sisi atas (bubung) digantungkan beberapa lampion berwarna putih bentuk bundar.

Menu makanan dan minuman yang disediakan di sana pun sangat beragam. Bahkan hingga ratusan jenisnya. Tinggal pilih saja mana yang kita suka. Selayaknya orang Aceh, kalau belum makan nasi, pasti rasa perutnya belum makan (meunyo kon bu, kon! : kalau bukan nasi, bukan! biasanya begitu pepatah orang) maka saya tertarik dengan Nasi Timbel Ayam Goreng, dipadankan dengan segelas jus stawberry. Harga makanan dan minuman di Waroeng Nenek ini sangat berfariasi mulai harga Rp. 15.000 hingga Rp. 55.000.

Dikatakan Nasi Timbel karena ia disajikan dalam bungkusan daun pisang. Plating-nya cukup menarik. Bungkusan nasi yang terbuka sisi atasnya, ditaburi dengan bawang goreng dipermukaan, sekeliling bungkusan nasi tersebut dipagari dengan bermacam-macam lauk segar, diantaranya; beberapa helai daun kemangi, daun selada, irisan mentimun, tomat, pete goreng, terong goreng, kerupuk udang, tidak ketinggalan, dua jenis sambal siap menggugah selera makan. Belum kita cocol ayam gorengnya, sudah mulai keluar liur duluan karena ngiler. Ditambah pisang atau jeruk sebagai dessert, benar-benar kenyang kita.

Source http://helloacehku.com http://helloacehku.com/makan-siang-di-waroeng-nenek-di-banda-aceh/
Comments
Loading...