Warung Bebek Ali Borme, Gurihnya Bebek Berbalut Keramahan

Warung Bebek Ali Borme

Sepertinya jarang orang Bandung yang tidak tahu tentang Bebek Ali Borme, terlebih mahasiswa. Warung makan tenda biru yang satu ini memang terkenal di kalangan anak muda sebagai salah satu tempat makan lezat dan murah meriah. Meski mangkal ala pedagang kaki lima, siap-siaplah untuk mengantri jika ingin menikmati bebek racikan Mas Ali Renaldi.

Ali Renaldi adalah seorang perantau dari Lamongan, mencari penghidupan lebih baik di ibu kota Provinsi Jawa Barat. Tahun 2002 ia mulai merintis usaha bebek gorengnya, meski kegagalan selalu menghampiri, ia tetap tekun belajar dan menggeluti apa yang telah dimulai. Hingga akhirnya ia memiliki usaha sebesar sekarang. Meski terus berkembang, Mas Ali enggan pindah ke tempat yang lebih besar atau menjelma menjadi restoran. Ia masih bertahan di warung tenda samping Rumah Sakit Boromeus Bandung, karena itu sudah menjadi ciri khasnya. Letaknya yang berdekatan dengan rumah sakit di kawasan Jalan Juanda itulah sehingga akhirnya terkenal dengan nama Bebek Ali Borme (Boromeus).

Hasil gambar untuk Warung Bebek Ali Borme

Di sana memang hanya menyediakan makanan yang digoreng, seperti bebek, ayam, lele, dan burung dara. Namun bebek goreng menjadi menu andalan di warung milik Ali tersebut. Daging bebek mudanya sangat lembut hingga lumer di mulut. Rasa manis dan gurih mendominasi tiap kunyahan bebek, selain itu bumbunya begitu meresap hingga ke tulang. Bebek Ali semakin mantap dipadu dengan sambalnya yang tak seberapa pedas tetapi pas dan bikin ketagihan. Suasana kehangatan kaki lima sungguh terasa, pengamen datang silih berganti mendendangkan lagu menemani para pengunjung yang asik melahap daging bebek. Meski memiliki beberapa karyawan, Mas Ali sendiri kerap terlihat menemani pegawainya melayani para tamu. Senyumnya selalu merekah pada setiap pelanggan, bahkan tak sungkan untuk menyapa dan mengajak bercanda. Keramahan itu adalah pelengkap nikmatnya bebek goreng Ali.

Satu bebek goreng Ali dihargai Rp. 17.000 dengan sepiring nasi putihnya Rp. 2.000. Warung tenda ini beroperasi mulai pukul 17.00 tetapi selalu penuh hingga pukul 20.00. Jadi bila ingin kebagian tempat duduk, datanglah lebih awal atau di atas jam 8 malam. Bebek Ali Borne biasa buka hingga pukl 23.00. Lokasinya berada di Jalan Hasanudin (samping RS. Boromeus) dan bisa dicapai menggunakan angkot Dago – Kebon Kalapa (hijau, oranye) atau Dago – St. Hall (hijau, strip oranye). Turun di depan rumah sakit dan jalan kaki sedikit. Jika naik dari arah dago atas, angkot jurusan Dago – Kebon Kalapa terkadang ada yang melalui Jl. Hasanudin. Alternatif lain adalah menggunakan angkot Simpang Dago – Gedebage (warna pink) dan turun di Jl. Hasanudin.

Source http://kuliner.panduanwisata.id http://kuliner.panduanwisata.id/indonesia/warung-bebek-ali-borme-gurihnya-bebek-berbalut-keramahan/
Comments
Loading...