Warung Sate Lumayan 69

Warung Sate Lumayan 69

ASAP mengepul dari warung yang jaraknya hanya selemparan batu dari pertigaan Jalan MT Haryono, Kota Malang.  Asap itu datang dari warung mungil berukuran 4 x 7 meter yang berada di sebelah timur pertigaan. Warung tersebut bernama Warung Sate Lumayan 69. Nama ”69” diambil dari nomor rumah di Jalan MT Haryono Nomor 69. Khalayak ramai biasa menyebut warung ini, Sate Patung Kambing. Ya, karena di depan warung ada patung kambing. 

Memasuki warung tersebut, tiga meja besar berjejer. Terlihat beberapa pengunjung asyik menyantap sate dan gule kambing olahan Nurjanah. Wartawan koran ini memesan sate kambing campur. Selang sepuluh menit menunggu, sate kambing datang. Tak berbeda dengan sate lainnya, bumbu kacang menjadi andalan Warung Sate Lumayan 69. Selain itu, potongan bawang merah dihidangkan sebagai pelengkap sajian dan rasa. Saat disantap, potongan daging terasa empuk ketika digigit. Terutama, sewaktu menyantap gajih atau lemak kambing. Rasa lumer dan nikmat mampu menggoyang lidah.

Menyantap sate kambing ini paling nikmat dalam kondisi hangat. Sebab, lemak kambing tidak akan lumer di mulut jika sudah dingin. Yang membuat sate itu semakin nikmat, potongan daging di warung tersebut besar-besar, sehingga ketika digigit begitu terasa. Bagi yang tidak suka lemak atau hati kambing, lebih baik memesan sate daging biasa. Sebab, sate kambing biasa didominasi hati dan lemak kambing. Warung Sate Lumayan 69 ini berdiri sejak 1952. Jika dihitung, rumah makan tersebut sudah berusia 65 tahun. Nurjanah merupakan pengelola generasi kedua. Di warung ini dibandrol dengan harga 

Source https://kuliner.radarmalang.id/ https://kuliner.radarmalang.id/warung-sate-lumayan-69-di-jalan-mt-haryono-kota-malang/
Comments
Loading...